Indonesia adalah
indonesia
Indonesia adalah Indonesia. Indonesia bukanlah Amerika. Indonesia bukanlah
Korea. Bukanlah Inggris, Jepang, Belanda, maupun Portugis. Indonesia memiliki
adat dan budaya sendiri. Tapi mengapa Indonesia semakin terpengaruh dengan
budaya luar. Kehidupan glamour dan berlebihan bagaikan kedekatan antara
tali dan kain yang saling melekat sehingga jadilah sebuah kebiasaan.
Hidup yang serba mewah telah lahir di Indonesia. Kebiasaan hasil vertilisasi antara Korea dan Belanda. Korea yang sangat terkenal dengan fashion, dan juga Belanda, yang juga memiliki budaya tersendiri.
Hidup yang serba mewah telah lahir di Indonesia. Kebiasaan hasil vertilisasi antara Korea dan Belanda. Korea yang sangat terkenal dengan fashion, dan juga Belanda, yang juga memiliki budaya tersendiri.
Indonesia
boleh terinspirasi dengan kemajuan zaman. Boleh ikut trendi seperti Korea. Tetapi bukan berarti Indonesia harus memakai
adat mereka, tidak berkreasi sendiri, hanya mengikuti perkembangan trendi tanpa berkarya dan hanya
ikut-ikutan.
Mengapa
Indonesia tidak berinovasi untuk mencari
hal-hal baru? Mengapa Indonesia tidak mencoba mencari hal baru yang mampu
mendongkrak selera dunia?
Saat
kita lihat Korea. Maka kita akan terpukau dengan kekayaan dan fashionnya yang oke. Korea mampu
mendongkrak selera music dunia dengan kehadiran boy band dan girl bandnya.
Tapi mengapa Indonesia tidak? Justru Indonesia meniru. Indonesia meniru Korea
dengan menjadi BB dan GB, mengapa Indonesia tidak mencari new system club (system klub baru)?
Pada
akhirnya, Indonesia sangat terpengaruh dengan kondisi trend dunia saat ini. Tidak hanya intertiment yang terpengaruh dengan adanya BB dan GB, masyarakat
pada umumnya pun begitu. Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal kata GB
dan BB. Merekapun selalu antusias jika ada kabar mengenai kondisi BB dan GB.
Bahkan tidak jarang diantara mereka yang selalu demam BB dan GB. Dan ada juga
yang demam Korea. Yang menjadi pertanyaan adalah; Negara orang mampu membuat
demam, tapi mengapa Negara sendiri tidak pernah membuat demam. Sama sekali
tidak mendengar kalimat demam Indonesia.
Sebagai
penerus bangsa, kita harus mendongkrak selera Indonesia menuju sifat Indonesia
yang dulu, tetapi bukan berarti Indonesia tidak boleh mengetahui trend dan world Information, hanya saja Indonesia tidak boleh mengikuti gaya
hidup mereka. Karena Indonesia memiliki budaya hidup sendiri.
Indonesia
bukanlah Amerika. Amerika memiliki budaya sendiri. Indonesia pun begitu. Budaya
Amerika yang Liberal, berbeda dengan Indonesia yang memiliki Ideologi
Pancasila. Tetapi tidak jarang pula masyarakat Indonesia mengikuti gaya hidup
bebas mereka. Hal ini lebih sering terjadi pada remaja Indonesia.
Orang
barat seperti Amerika memiliki ciri khas tersendiri, yakni tidak memiliki sopan
santun. Dan ciri khas tersebut telah meracuni masyarakat Indonesia. Disetiap
perjalan selalu ditemui para remaja berjalan di depan orang lebih tua dengan
langkah bak Bill Gates, orang kaya tingkat dunia.Tidak terlihat sopan santunya
sedikitpun. Jika Bill Gates bersikap seperti itu, wajar. Dia orang penting di
dunia. Tetapi jika orang Indonesia seperti itu, sangatlah tidak wajar. Bahkan
pejabat sekalipun. Pejabat Indonesia belum ada apa-apanya dibandingkan dengan
Bill Gates, jadi para pejabat Indonesia jangan sekali-kali berjalan bak Bill
Gates berjalan di tengah kerumunan para
fansnya. Padahal sebenarnya Bill Gates sama sekali tidak memiliki
sifat sombong. Bill Gates saja tidak sombong, tetap memiliki sopan santun. Jadi buat apa Indonesia memiliki sifat
seperti orang Amerika yang tidak berideologi Pancasila.
Memiliki
kecerdasan seperti Negara Inggris, Jepang dan Portugis boleh saja, selama
kecerdasan itu untuk hal-hal positif. Inggris, Jepang dan Portugis adalah
Negara yang sangat maju, entah dalam teknologi, ilmu dan sebagainya. Tapi saya
sangat kecewa saat mendengar bahwa ketiga negara itu pernah menjajah Indonesia.
Apa yang membuat mereka mau menjadi penjajah? Padahal jadi penjajah akan
membuat nama baik Negara tercemar setelah beberapa puluh tahun datang.
Jepang.
Jepang adalah negara yang sangat maju. Negara yang pernah menjajah Indonesia.
Walaupun Indonesia dijajah oleh Jepang hanya sekitar 5 tahun, tetapi sengsara
Indonesia tetap ada. Sampai akhirnya pada Bulan Maret 2011, Tuhan Semesta Alam
membalas kejahatan Jepang yang telah menjajah banyak negara. Tsunami besar
terjadi. Kerugian pemerintah Jepang sangatlah banyak.
Kini
Indonesia tanpa disadari bahwa sebenarnya Indonesia masih dijajah. Indonesia
masih belum merdeka. Indonesia sedang dijajah oleh masyarakat Indonesia
sendiri. Korupsi. Jangan kira
korupsi bukan penjajahan. Bukankah
uang yang mereka makan milik negara? Sedangkan uang negara adalah uang rakyat.
Di sinilah ada penjajahan. Uang milik rakyat justru dimakan oleh pejabatnya
sendiri. Apa mereka tidak patut jika diberi julukan penjajah local?
Apakah
mereka ingin seperti Jepang. Terjadi tsunami seperti di Jepang? Memang tidak begitu terlihat akibat dari pejajahan local
ini. Karena akibatnya bukanlah tsunami seperti di Jepang melainkan kelaparan.
Sangat memalukan. Indonesia sudah 60 tahun lebih merdeka, namun masih belum ada
tanda-tanda korupsi di Indonesia akan segera musnah.
Jika
dilihat dari umur Indonesia merdeka, seharusnya Indonesia sudah makmur kembali.
Tetapi bagaimana mau makmur jika penjajahan masih terus-menerus tak ada
habisnya.
Bayangkan
saja jika tidak ada korupsi di Indonesia. Indonesia pastisudah sangat makmur.
Para muda sekalian, nari kita bangun Indonesia.Indonesia yang berideologi
Pancasia. Jadikanlah Negara Indonesia, negarayang diridloi oleh Tuhan Yang Maha
Esa. Jadikanlah kepribadianIndonesia. Karena kita orang Indonesia.




