Sabtu, 25 Mei 2013



Indonesia adalah indonesia Indonesia adalah Indonesia. Indonesia bukanlah Amerika. Indonesia bukanlah Korea. Bukanlah Inggris, Jepang, Belanda, maupun Portugis. Indonesia memiliki adat dan budaya sendiri. Tapi mengapa Indonesia semakin terpengaruh dengan budaya luar. Kehidupan glamour dan berlebihan bagaikan kedekatan antara tali dan kain yang saling melekat sehingga jadilah sebuah kebiasaan.
            Hidup yang serba mewah telah lahir di Indonesia. Kebiasaan hasil vertilisasi antara Korea dan Belanda. Korea yang sangat terkenal dengan fashion, dan juga Belanda, yang juga memiliki budaya tersendiri.

            Indonesia boleh terinspirasi dengan kemajuan zaman. Boleh ikut trendi seperti Korea. Tetapi bukan berarti Indonesia harus memakai adat mereka, tidak berkreasi sendiri, hanya mengikuti perkembangan trendi tanpa berkarya dan hanya ikut-ikutan.
            Mengapa Indonesia tidak berinovasi untuk mencari hal-hal baru? Mengapa Indonesia tidak mencoba mencari hal baru yang mampu mendongkrak selera dunia?
            Saat kita lihat Korea. Maka kita akan terpukau dengan kekayaan dan fashionnya yang oke. Korea mampu mendongkrak selera music dunia dengan kehadiran boy band dan girl bandnya. Tapi mengapa Indonesia tidak? Justru Indonesia meniru. Indonesia meniru Korea dengan menjadi BB dan GB, mengapa Indonesia tidak mencari new system club (system klub baru)?
            Pada akhirnya, Indonesia sangat terpengaruh dengan kondisi trend dunia saat ini. Tidak hanya intertiment yang terpengaruh dengan adanya BB dan GB, masyarakat pada umumnya pun begitu. Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal kata GB dan BB. Merekapun selalu antusias jika ada kabar mengenai kondisi BB dan GB. Bahkan tidak jarang diantara mereka yang selalu demam BB dan GB. Dan ada juga yang demam Korea. Yang menjadi pertanyaan adalah; Negara orang mampu membuat demam, tapi mengapa Negara sendiri tidak pernah membuat demam. Sama sekali tidak mendengar kalimat demam Indonesia.
            Sebagai penerus bangsa, kita harus mendongkrak selera Indonesia menuju sifat Indonesia yang dulu, tetapi bukan berarti Indonesia tidak boleh mengetahui trend dan world Information, hanya saja Indonesia tidak boleh mengikuti gaya hidup mereka. Karena Indonesia memiliki budaya hidup sendiri.
            Indonesia bukanlah Amerika. Amerika memiliki budaya sendiri. Indonesia pun begitu. Budaya Amerika yang Liberal, berbeda dengan Indonesia yang memiliki Ideologi Pancasila. Tetapi tidak jarang pula masyarakat Indonesia mengikuti gaya hidup bebas mereka. Hal ini lebih sering terjadi pada remaja Indonesia.
            Orang barat seperti Amerika memiliki ciri khas tersendiri, yakni tidak memiliki sopan santun. Dan ciri khas tersebut telah meracuni masyarakat Indonesia. Disetiap perjalan selalu ditemui para remaja berjalan di depan orang lebih tua dengan langkah bak Bill Gates, orang kaya tingkat dunia.Tidak terlihat sopan santunya sedikitpun. Jika Bill Gates bersikap seperti itu, wajar. Dia orang penting di dunia. Tetapi jika orang Indonesia seperti itu, sangatlah tidak wajar. Bahkan pejabat sekalipun. Pejabat Indonesia belum ada apa-apanya dibandingkan dengan Bill Gates, jadi para pejabat Indonesia jangan sekali-kali berjalan bak Bill Gates berjalan di tengah kerumunan para fansnya. Padahal sebenarnya Bill Gates sama sekali tidak memiliki sifat sombong. Bill Gates saja tidak sombong, tetap memiliki sopan santun. Jadi buat apa Indonesia memiliki sifat seperti orang Amerika yang tidak berideologi Pancasila.
            Memiliki kecerdasan seperti Negara Inggris, Jepang dan Portugis boleh saja, selama kecerdasan itu untuk hal-hal positif. Inggris, Jepang dan Portugis adalah Negara yang sangat maju, entah dalam teknologi, ilmu dan sebagainya. Tapi saya sangat kecewa saat mendengar bahwa ketiga negara itu pernah menjajah Indonesia. Apa yang membuat mereka mau menjadi penjajah? Padahal jadi penjajah akan membuat nama baik Negara tercemar setelah beberapa puluh tahun datang.
            Jepang. Jepang adalah negara yang sangat maju. Negara yang pernah menjajah Indonesia. Walaupun Indonesia dijajah oleh Jepang hanya sekitar 5 tahun, tetapi sengsara Indonesia tetap ada. Sampai akhirnya pada Bulan Maret 2011, Tuhan Semesta Alam membalas kejahatan Jepang yang telah menjajah banyak negara. Tsunami besar terjadi. Kerugian pemerintah Jepang sangatlah banyak.
            Kini Indonesia tanpa disadari bahwa sebenarnya Indonesia masih dijajah. Indonesia masih belum merdeka. Indonesia sedang dijajah oleh masyarakat Indonesia sendiri. Korupsi. Jangan kira korupsi bukan penjajahan. Bukankah uang yang mereka makan milik negara? Sedangkan uang negara adalah uang rakyat. Di sinilah ada penjajahan. Uang milik rakyat justru dimakan oleh pejabatnya sendiri. Apa mereka tidak patut jika diberi julukan penjajah local?
            Apakah mereka ingin seperti Jepang. Terjadi tsunami seperti di Jepang? Memang tidak begitu terlihat akibat dari pejajahan local ini. Karena akibatnya bukanlah tsunami seperti di Jepang melainkan kelaparan. Sangat memalukan. Indonesia sudah 60 tahun lebih merdeka, namun masih belum ada tanda-tanda korupsi di Indonesia akan segera musnah.
            Jika dilihat dari umur Indonesia merdeka, seharusnya Indonesia sudah makmur kembali. Tetapi bagaimana mau makmur jika penjajahan masih terus-menerus tak ada habisnya.
            Bayangkan saja jika tidak ada korupsi di Indonesia. Indonesia pastisudah sangat makmur. Para muda sekalian, nari kita bangun Indonesia.Indonesia yang berideologi Pancasia. Jadikanlah Negara Indonesia, negarayang diridloi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Jadikanlah kepribadianIndonesia. Karena kita orang Indonesia.

Heyyy....


Namaku Uun Assolikhah.
Nama bekenku Uun The Rothicca.
Aku bercita-cita menjadi seorang penyanyi.
Sayangnya aku tak mendapatkan dukungan dari orang tuaku. 
Aku sangat kecewa dengan orang tuaku.
Ingin rasanya aku menentang orang tuaku, tetapi aku juga tak mau disebut sebagai anak durhaka dan mengecewakan orang tuaku.

Sudah lama aku menunggu kebahagiaan datang pada diriku, tetapi salah satu temanku mengatakan bahwa kebahagiaan datang dari diri sendiri bukan orang lain. Dari sinilah aku berusaha untuk mencari kebahagiaan itu sendiri dan mensyukuri nikmat Allah SWT.

Biografi:
Nama: Uun Assolikhah
Nama beken: Uun The Rothicca
Nama Panggilan: Uun, Ticca, Caca
TTL: Purbalingga, 5 April 1999
Cita-cita: Penyanyi, Pembisnis, penulis dan pegajar.
Kewarganegaraan: WNI
Bahasa Keseharian: Jawa, Indonesia dan Inggris
Pendidikan: MI Ma'arif NU Tidu dan MTs N Wirasaba (baru kelas 8)
Favorite Foods: Combro, sayur bening, ayam bakar, dll
Favorite Colours:  Putih, hijau, hitam, merah hati, ungu.
Genre: Metalcore and heavy metal
Hobby: Bermusik, main komputer, membaca dan jalan-jalan.
Status Hubungan: Just fell in love with a boy.
Zodiak: Aries
Kebiasaan Baik: Suka makan tanpa nasi, memilih makaanan sesuai kebutuhan, menggunakan waktu seefisien mungkin, dll
Kebiasaan buruk: teledor, kalau makan kakinya diangkat, suka begadang, dll